PENDIDIKAN BEKAL UNTUK MASA DEPAN
![]() |
Pendidikan
adalah salah satu hal yang penting kita perhatikan, pentingnnya
pendidikan sangat terlihat jelas. Di era globalisasi seperti sekarang ini,
pendidikan memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan taraf hidup.
Bahkan, sebuah penelitian di Amerika Serikat menyatakan bahwa tingkat
kesejahteraan pada umumnya sangat bergantung pada tinggi rendahnya tingkat
pendidikan. Seseorang dengan pendidikan yang tinggi akan memiliki tingkat
kesejahteraan yang baik, sebaliknya seseorang dengan pendidikan yang rendah
akan memiliki tingkat kesejahteraan yang kurang baik. Mungkin anggapan itu
tidak benar seutuhnya, banyak orang di luar sana yang berpendidikan rendah,
tetapi mereka mempunyai tingkat kesejahteraan yang tinggi.
Pada
saat ini mendapatkan pekerjaan amatlah sulit terlebih kalau tidak memiliki
ijazah, misalnya melamar pekerjaan yang layak tentu membutuhkan ijazah sesuai
dengan jabatan yang akan kita lamar. Jabatan yang tinggi tentunya membutuhkan
orang yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi juga yang dibuktikan dengan
ijazah. Tapi apakah ijazah yang notabene merupakan simbol tingkat pendidikan
sesorang berbanding lurus dengan pengetahuan yang dimiliki. Hal ini patut kita
perhatikan dan amati bersama, apalagi di era globalisasi yang penuh persaingan
dan tidak sedikit orang yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan
kompetisi tersebut.
Pendidikan
yang tinggi memang bukan suatu syarat mutlak untuk mencapai kesuksesan.
Tetapi, paling tidak pendidikan dapat memberikan jaminan bagi kehidupan
seseorang. Semakin ketat persaingan yang terjadi membuat peranan pendidikan
semakin penting. Tidak kita pungkiri bahwa sebagian besar orang yang
berpendidikan tinggi lebih cerdas dalam menyelesaikan masalah yang di hadapinya.
Pendidikan pun secara tidak langsung dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku
seseorang. Pendidikan itu ibarat bekal di masa depan dimana semakin ketatnya
persaingan antara masing-masing pribadi. Lalu, bagaimana dengan anggapan bahwa
wanita tidak harus mengenyam pendidikan yang tinggi? Anggapan seperti itu tentu
masih sering kita dengar sekarang ini. “Perempuan tidak perlu berpendidikan
tinggi, karena pada akhirnya kaum perempuan hanya akan bekerja di dapur .”
Apakah anggapan seperti itu benar? Ya, kewajiban seorang perempuan memang
mengurus rumah tangga dan tentunya menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik,
itu telah menjadi kodratnya dalam kehidupan. Lalu, apa dengan alasan itu
perempuan tidak perlu berpendidikan? Apakah sia-sia bila seorang perempuan berpendidikan
tinggi?
Sedikit
banyak kita ketahui, zaman telah mulai berubah. Dahulu, seorang laki-laki
identik dengan tugasnya yang mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan seorang
perempuan bekewajiban untuk mengurus dan mendidik anak, serta menjadi seorang
ibu rumah tangga. Tetapi, zaman sekarang perempuan juga bisa melakukan tugas
seorang laki-laki untuk mencari nafkah tanpa mengesampingkan kewajibannya
sebagai seorang ibu rumah tangga. Perempuan tentunya juga berhak untuk
mengenyam pendidikan yang tinggi. Perempuan berhak untuk mengejar cita-cita
nya. Jadi, tidak ada anggapan bahwa pendidikan tinggi untuk perempuan itu
sia-sia. Pendidikan bagi perempuan juga dapat menjadi bekal di masa mendatang.
Tentunya, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok, lusa,
setahun, atau sepuluh tahun lagi. Bila suatu keadaan mendesak terjadi,
perempuan pun bisa menggantikan peran seorang laki-laki untuk menafkahi
keluarganya.
Di
era modern seperti sekarang ini, banyak kendala yang harus di hadapi untuk
dapat memperoleh pendidikan yang tinggi. Salah satu dari kendala itu adalah
besarnya biaya yang harus di keluarkan untuk mengayom pendidikan. Banyak
orang-orang yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan tetapi mereka
terpaksa menyurutkan keinginannya karena kekurangan biaya. Keadaan seperti ini
tentunya sangat mengiris hati. Tidak kita pungkiri, semakin tinggi pendidikan
maka semakin besar pula biaya yang harus di keluarkan. Apakah hanya orang-orang
yang berkecukupan yang berhak untuk memperoleh pendidikan yang tinggi? Ini
sangat tidak adil bukan? Memang sudah seharusnya pemerintah memberikan bantuan
bagi mereka yang tidak mampu dan ingin melanjutkan pendidikannya. Sungguh amat
disayangkan bila seorang yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa harus
pupus cita-citanya hanya di karenakan kekurangan biaya. Tentunya pasti banyak
masyarakat di berbagai negara yang mengalami hal serupa. Mereka terpaksa harus
berhenti sekolah karena tidak berkecukupan dan akan membuat mereka merasa putus
asa. Tentunya ini sangat memprihatinkan.
Sebagai
penerus bangsa seharusnya anak-anak muda Indonesia di beri pendidikan yang
layak dan merata, terlebih bagi masyarakat yang tidak mampu membiyayai anaknya
untuk bersekolah atau yang bertempat tinggal di daerah-daerah terpencil yang
tersebar di Indonesia yang sulit mendapatkan pendidikan. Karena dengan memiliki
pengetahuan maka tingkat kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat dengan
pembekalan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah . Hal ini tentu akan
membangkitkan negara Indonesia yang akan semakin berkembang dan maju yang dapat
bersaing dengan negara-negara maju lainnya. Oleh karena itu pendidikan
sangatlah penting sebagai bekal di masa depan agar dapat mensejahterkan dirinya
dan membantu masyarakat yang lain dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan
demikina tingkat kemiskinan dapat di kurangi dengan pembekalan pendidikan yang
layak dan merata.
